JOHANNESBURG, - Brasil menang 3-0 atas Chile di babak 16 besar, Selasa (29/6/10) dinihari WIB, dan maju ke perempat final Piala Dunia 2010. Tetapi, keberhasilan "Selecao" ini diikuti pula oleh kecemasan yang menghinggapi pelatih Carlos Dunga.
Apa pasal? Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Ellis Park, Johannesburg, tersebut, wasit kembali memberikan kartu kuning kepada playmaker Brasil, Kaka. Ini merupakan kartu kuning ketiga gelandang Real Madrid tersebut, selama putaran final event empat tahunan tersebut.
Dunga khawatir, Kaka kembali menjadi "korban" kartu kuning jelang pertemuan dengan Belanda di babak delapan besar, Jumat (2/7/10) di Port Elizabeth. Sebelumnya, Kaka juga sudah mendapat dua kartu kuning (plus kartu merah) dalam satu pertandingan.
Saat melawan Pantai Gading di pertandingan kedua penyisihan Grup G, Kaka mendapat dua kartu kuning sekaligus. Sekarang, mantan bintang AC Milan tersebut, yang memberikan umpan bagi Luis Fabiano untuk mencetak gol kedua, kembali menerima acungan kartu kuning. Wasit asal Inggris Howard Webb menilai Kaka melanggar Arturo Vidal pada menit ke-30.
Dunga menilai, kartu kuning yang diberikan kepada Kaka di Piala Dunia ini merupakan sebuah kesalahan.
"Ya, itu adalah masalah, saya tidak ingin Kaka diskors, padahal dia tidak melanggar. Seharusnya orang yang membuat pelanggaran yang dihukum," ujar Dunga.
"Ini mulai di babak penyisihan grup, kami akan berbicara kepada Kaka tentang ini, kami tidak ingin hancur hanya karena persoalan kartu kuning."
Dunga sangat kesal ketika Kaka dikartumerah saat melawan Pantai Gading. Padahal waktu itu, Kaka tidak melakukan gerakan aktif yang membuat Abdelkader Keita sampai tersungkur dan berguling-guling.
Kaka memang patut waspada, jangan sampai dia terkena kartu kuning lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sebab, apabila Brasil terus melaju, bukan tak mungkin dia absen di laga puncak, meskipun sebenarnya, kartu kuning semua pemain akan dibersihkan setelah perempat final nanti.

0 komentar:
Posting Komentar